Oleh : dikes | 19 Juli 2019 | Dibaca : 1526 Pengunjung
|
| PENANGANAN KESEHATAN JIWA DI KABUPATEN BANGLI |
Menurut Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 prevalensi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sebesar 11 permil, ini menunjukan jumlah masyarakat yang menderita ODGJ cukup banyak. Dari semua ODGJ yang ada bahkan masih ada yang dipasung. Untuk menangani masalah ODGJ ada beberapa upaya sudah dilaksanakan. Setiap puskesmas agar melaksanakan pelayanan kesehatan jiwa dan setiap puskesmas agar ada tenaga kesehatan jiwa yang terlatih terus diupayakan oleh pemerintah, dan juga pelayanan ODGJ juga masuk dalam standar pelayanan minimal bidang kesehatan dari 12 standar yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri Kesehatan.
Disamping pelayanan kepada ODGJ di puskesmas dan pelayanan rujukan secara berjenjang, di Kabupaten Bangli juga sudah terbentuk Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat ( Tim TPKJM) yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait ditetapkan dengan Surat Keputusan Bupati. Tim memberikan penyuluhan kepada masyarakat, menangani ODGJ yang ada di masyarakat terutama yang terlantar, ODGJ yang mengamuk , ODGJ yang dipasung dan ODGJ dengan permasalahan khusus lainnya.
Pelayanan kepada ODGJ sudah dilaksanakan oleh Tim TPKJM antara lain : I Wayan J, alamat Desa Susut, Kadek A, alamat Desa Katung Kintamani, Wayan K, alamat Banjar Bangun Lemah, Desa Apuan Susut. Tim yang hadir dari RSJ Provinsi Bali, Kepolisian, TNI, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, Puskesmas dan Kepala Desa setempat
Buletin Sistem Kewaspadaan dan Respon (SKDR) Minggu ke 23 Tahun 2026
75Buletin Sistem Kewaspadaan dan Respon (SKDR) Minggu Ke 22 Tahun 2026
804Pengaduan Pelayanan Publik
856Dua Orang Tenaga Kesehatan Teladan Kabupaten Bangli Akan Terima Penghargaan di Istana Negara
1045Orientasi Dokter Umum Puskesmas, On The Job Training (OJT) pada 12 Puskesmas di Kabupaten Bangli
PLT. KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANGLI
I Wayan Jimat, SKM,M.Si